Rengganis Kartomo: Akan Ada Standar Untuk Aset Biologis dan Perusahaan Rintisan

8/2/2017 11:08:47 AM

BATAM 2/8/2017. Managing Partner Kantor Jasa Penilai Publik Rengganis, Hamid, dan Rekan (KJPP RHR), Rengganis Kartomo, menyatakan bahwa Standar Penilaian Indonesia akan terus dikembangkan seiring berkembangnya industri, salah satunya ialah standar untuk aset biologis (biological assets) dan perusahan rintisan (startup company) yang bisnisnya kian menggeliat di Indonesia.  Hal tersebut dinyatakan dalam acara Pendidikan Profesional Lanjutan (PPL) Penilai pada 25 Juli 2017 di Batam.

Pada kesempatan itu, Rengganis juga menyampaikan bahwa tren pertumbuhan ekonomi di tiap daerah yang mengandalkan sumber daya alam cukup terpukul beberapa tahun terakhir akibat jatuhnya harga komoditas andalan Indonesia seperti karet, batu bara, dan sawit.  Daerah-daerah seperti Riau dan Kalimantan Timur cukup merasakan dampaknya.  Sektor minyak dan gas juga mengalami penurunan dan manufaktur hengkang ke negara-negara yang biaya tenaga kerjanya lebih kompetitif, sedangkan harga properti kian meningkat namun tak diimbangi permintaan yang setimpal.

Rengganis juga menjelaskan bahwa negara tetangga Indonesia seperti Laos, Vietnam, dan Myanmar belum mempunyai Standar dalam hal Penilaian. “Mereka masih memakai standar yang merujuk pada International Valuation Standards (IVS),” ujarnya lagi. Ia juga menjelaskan bahwa Standar Penilaian Indonesia (SPI) mengadopsi IVS karena menurutnya selain berlaku di Indonesia juga berlaku dan dapat digunakan sebagai tolok ukur bagi negara lain.

“Asumsi khusus dalam hal penilaian terkadang diperlukan manakala kesulitan mendapatkan bukti yang sah, namun tetap harus diungkapkan secara penuh (full disclosure),” ujar Rengganis merespons pertanyaan peserta.

Keikutsertaan Indonesia dalam anggota International Valuation Standards Council (IVSC) selain karena dipandang sebagai sebuah negara yang ekonominya tengah bangkit, juga mempertegas posisi profesi Penilai Indonesia di kancah internasional.

Penulis: Agee F. Miradz | Penyunting: Suryadi | Fotografer: Fredika W. Setyawan

Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan