Audiensi dengan ACCA, Kepala PPPK: Tingkatkan Kualitas Profesi Akuntansi di Indonesia

5/3/2017 4:48:28 PM

JAKARTA 03/05/2017 PPPK.  Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Langgeng Subur pada tanggal 2 Mei 2017 melakukan audiensi dengan the Association of Chartered Certified Accountants (ACCA). Delegasi ACCA dipimpin oleh Mr. Leo Lee selaku Deputy President ACCA. Dalam pertemuan tersebut, delegasi ACCA menyampaikan perkembangan ACCA di Indonesia.

Lee menyampaikan bahwa ACCA selaku lembaga global untuk profesional akuntansi dan keuangan yang didirikan di London pada tahun 1904 telah hadir di Indonesia sejak 2013. Pada tahun 2016, ACCA yang didukung Prosperity Fund Kedubes Inggris telah melakukan program capacity building bagi sektor publik. Sebanyak 112 akuntan pemerintah yang berasal dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bandung, Semarang, Surabaya, dan Sidoarjo, serta Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Komite Standar Akuntansi Pemerintah, dan Kementerian Transportasi kini telah mempunyai ACCA Certification of International Public Sector Accounting Standards (Cert IPSAS).

Di sektor swasta, ACCA menawarkan program akreditasi kepada universitas-universitas di Indonesia yang di dalamnya ACCA melakukan sylabus mapping antara silabus Fundamental Level ACCA dan silabus Program Studi Akuntansi. Mahasiswa dari kampus yang telah melakukan akreditasi akan menikmati exemptions untuk modul-modul Fundamental ACCA dan bisa terakselerasi langsung menuju Advanced Diploma. Saat ini sudah ada lima universitas yang telah melakukan program akreditasi, yaitu Universitas Indonesia, BINUS University, Universitas Internasional Batam, Universitas Islam Indonesia, dan Trisakti School of Management.

Menanggapi paparan yang disampaikan delegasi ACCA, Kepala PPPK menyampaikan agar ACCA dapat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas profesi akuntansi di Indonesia. “Profesi Akuntansi di Indonesia harus dapat bersaing di level global,” ujarnya.

Langgeng Subur meminta agar ACCA dapat menyusun modul ACCA dalam bahasa Indonesia. Hal ini diperlukan agar para mahasiswa dapat memahami modul ACCA dengan lebih baik. Menanggapi permintaan tersebut, delegasi ACCA berkomitmen untuk mempersiapkan modul dalam bahasa Indonesia. “Kami akan menyiapkan infrastrukturnya,” ujar Lee.

Penulis: Elang Tomi Arifianto | Fotografer: Seto Hernawan |Penyunting: Suryadi

Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan