Himbauan Perpanjangan Izin Akuntan Publik

2/9/2016 9:32:25 AM
Berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Akuntan Publik (UU Akuntan Publik) diketahui bahwa izin Akuntan Publik yang diberikan oleh Menteri yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan, dapat diperpanjang. Apabila masa berlaku izin Akuntan Publik telah berakhir dan tidak memperoleh perpanjangan izin, maka yang bersangkutan tidak lagi menjadi Akuntan Publik dan tidak dapat memberikan jasa asurans sebagaimana dimaksud dalam UU Akuntan Publik.

Untuk itu, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) menghimbau kepada seluruh Akuntan Publik yang masa berlaku izinnya akan berakhir untuk segera melakukan perpanjangan izin.

Berdasarkan Pasal 8 UU Akuntan Publik, persyaratan pengajuan perpanjangan izin yaitu dengan melakukan permohonan tertulis kepada Menteri, dengan persyaratan sebagai berikut:

a. berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

b. menjadi anggota Asosiasi Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh Menteri; 

c. tidak berada dalam pengampuan; dan

d. menjaga kompetensi melalui pelatihan profesional berkelanjutan.

Akuntan Publik harus mengajukan permohonan perpanjangan izin paling lambat 60 (enam puluh) hari sebelum jangka waktu 5 (lima) tahun berakhir. Apabila Akuntan Publik melakukan perpanjangan lewat dari 60 (enam puluh) hari sebelum jangka waktu 5 (lima) tahun berakhir hingga masa berlaku habis, maka Akuntan Publik dapat dikenakan  sanksi administratif berupa denda. Dan apabila Akuntan Publik tidak mengajukan permohonan perpanjangan izin maka Akuntan Publik dapat mengajukan permohonan izin baru dengan memenuhi ketentuan yang terdapat dalam UU Akuntan Publik.



Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan