Perkembangan KJA di Indonesia

7/9/2015 1:43:26 PM

Dalam rangka memberikan perlindungan terhadap kepentingan publik, pembinaan terhadap profesi akuntan, dan mendorong perkembangan profesi akuntan di Indonesia untuk menghadapi tantangan profesi dalam perekonomian global, Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, Kementerian Keuangan melalui  Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 25/PMK.01/2014 Tentang Akuntan Beregister Negara mengizinkan akuntan mendirikan Kantor Jasa Akuntansi (KJA).

KJA adalah badan usaha yang memberikan jasa akuntansi seperti jasa pembukuan, jasa kompilasi laporan keuangan, jasa manajemen, akuntansi manajemen, konsultasi manajemen, jasa perpajakan, jasa prosedur yang disepakati atas informasi keuangan, dan jasa sistem teknologi informasi. KJA harus mendapatkan izin dari Menteri sebelum memberikan jasa akuntansi. KJA dilarang memberikan jasa asurans sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik.

Sampai dengan 30 Juni 2015, KJA yang telah terdaftar di Kementerian Keuangan antara lain:

1. Anthon Sijabat & Rekan
2. Hamonangan Sianipar
3. Yusuf Basar, CA
4. Adi S Putra
5. Johar Arifin, CA
6. JPM
7. Reinhard YS Damopolii
8. Jasmi Indra, S.E., M.M., Ak., CA
9. I Wayan Artawa
10. PT. Jasa Akuntansi Global Mandiri
11. Dr. Fadli Moh. Saleh
12. Ridwan
13. Aloysius Gonzaga
14. HM Consulting
15. Anjar Wibisono
16. Billy Yanuarto, S.E., M.SA., Ak., CA
17. Agung S. Wibowo
18. Martinus Robert H & Partner
19. Radhi Abdul Halim R
20. Danny Wibowo
21. Doni Budiono
22. Ratya Mardika Tk., S.E., Ak., CA., BKP
23. Djuwariyah


Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan