Pesan dari IFIAR Plenary Meeting 2019: Dunia Audit Terus Berkembang

5/10/2019 1:31:56 PM

Peran International Forum of Independent Audit Regulators (IFIAR) dalam mendorong kualitas audit global mencuat dalam rapat paripurna (plenary meeting) tahunan asosiasi regulator audit ini di kota Rhodes, Yunani, 30 April hingga 2 Mei 2019.  Tema yang diangkat, The Evolving World of Audit, menunjukkan bahwa dunia audit terus berkembang secara dinamis.

Indonesia turut berpartisipasi dalam pertemuan akbar ini, dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto dan Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Adi Budiarso.

Forum tertinggi IFIAR ini menyepakati beberapa hal, seperti pemimpin baru organisasi, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, anggaran, dan rencana langkah organisasi ke depan.  Frank Schneider dari Federal Audit Oversight Authority (FAOA) Swiss terpilih sebagai ketua baru IFIAR dan Duane Desperte dari Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) Amerika Serikat sebagai wakil ketua.

Pertemuan ini menetapkan anggota-anggota dewan dari CVM (Komisi Efek dan Bursa Brasil), FSC (Komisi Pengawas Keuangan China Taipei), HAASOB (Badan Pengawas Profesi Akuntansi dan Audit Yunani), dan CMB/POA (Dewan Pasar Modal Turki).  IFIAR juga menyambut Saudi Arabia dan Rumania sebagai anggota baru, ditambah lagi dua pengamat yang kemungkinan akan menjadi anggota, Hong Kong dan Ukraina.

Plenary meeting tahun ini juga mengundang perwakilan investor (sebagai pengguna jasa akuntan publik) untuk menggali informasi mengenai kesenjangan antara ekpektasi pengguna jasa dan kualitas audit yang dihasilkan oleh akuntan publik selama ini. Diskusi tersebut mengungkap bahwa investor, sebagaimana pemangku kepentingan pada umumnya, tidak menginginkan terjadinya kegagalan audit.  Dengan demikian diharapkan agar regulator audit menyiapkan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi kegagalan audit tersebut.

            Dalam rapat paripurna ini, IFIAR Standard Coordinating Working Group memandu diskusi panel yang menghadirkan badan-badan pembuat standar yaitu International Ethics Standard Board for Accountant (IESBA) dan International Assurance and Auditing Standard Board (IAASB). Diskusi panel tersebut membahas hasil-hasil yang telah dicapai oleh masing-masing badan pembuat standar, respons dari para regulator, dan rencana ke depan masing-masing badan.

Yang istimewa adalah sesi pertemuan antara IFIAR dan global audit CEO dari tiap-tiap enam kantor besar KAP dunia (PricewaterhouseCoopers, Ernst & Young, Deloitte, KPMG, BDO, dan Grant Thornton). Sesi tersebut menegaskan budaya kerja dan cara kantor akuntan dalam memantau dan mengevaluasi kualitas audit, ekosistem pelaporan keuangan, kesenjangan antara ekspektasi dan kualitas audit saat ini, dan isu-isu terkait lainnya.     

Merespons tema yang dibahas, PPPK sebagai anggota IFIAR berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi dalam peningkatan kualitas audit global bersama-sama dengan IFIAR dengan pembinaan dan pengawasan yang berkualitas terhadap profesi akuntan publik di Indonesia.

Dalam kunjungan kerja ke Yunani tersebut, delegasi Indonesia juga bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Republik Yunani, Ferry Adamhar.  Duta Besar mengungkap potensi kerja sama antara Indonesia dan Yunani di bidang perekonomian khususnya sektor kelautan. Yunani memiliki armada kapal laut yang sangat banyak dan beroperasi secara global.  Dubes mengatakan, peluang bisnis terbuka lebar bagi pelaku industri pemeliharaan kapal di Indonesia.

Penulis: Mahendra Tri Oktavianto | Penyunting: Suryadi | Fotografer



Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan