Kantor Jasa Akuntan Menguasai Perubahan, Menyiapkan Masa Depan

2/13/2019 5:15:33 PM

JAKARTA 13/2/2019 PPPK.  Ketua Kompartemen Akuntan Kantor Jasa Akuntan (KA-KJA) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Tia Adityasih mengajak para akuntan berpraktik untuk mengembangkan KJA di masa depan dalam menghadapi tantangan.

Sejak terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25/PMK.01/2014 dan Peraturan Menteri Kuangan Nomor 216/PMK.01/2017 telah berdiri 451 KJA, jumlah yang cukup besar setelah lima tahun. Dalam waktu empat tahun ke depan, jumlah tersebut diperkirakan akan mencapai 1000, yang berarti persaingan pun semakin ketat.

Dalam pengembangan KJA, ada tiga hal yang diperlukan dalam menghadapi tantangan di masa depan, yaitu kualitas, promosi, dan inklusi.

Dalam meningkatkan kualitas, KJA perlu memutakhirkan pengetahuan dan mempersiapkan diri dalam perubahan teknologi informasi untuk dapat bersaing di lingkungan global. Saat ini banyak tumbuh perusahaan rintisan yang memerlukan laporan keuangan untuk mendapat akses ke perbankan.

Pada poin kedua, KJA harus memiliki kemampuan untuk mempromosikan dirinya sendiri. Data terakhir menunjukkan bahwa KJA telah berdiri di 33 provinsi di Indonesia.  Tinggal satu provinsi lagi yang belum, yakni Bangka Belitung.  Dari data tersebut terlihat bahwa sebaran KJA sudah merata di seluruh Indonesia sehingga tiap KJA harus memiliki kemampuan yang mumpuni dalam hal mempromosikan diri.

Poin ketiga, asosiasi akuntan perlu meningkatkan peran inklusif KJA dalam meneguhkan kejayaan negeri dalam hal ini mendorong laporan keuangan yang akuntabel pada setiap bidang usaha. Saat ini banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang fintech yang belum memiliki laporan keuangan sesuai dengan standar.

Sebagai penutup, Tia berpesan di hadapan sekitar 100 akuntan yang hadir di aula gedung Notohamiprodjo, Kementerian Keuangan, untuk terus meningkatkan peran membangun IAI sebagai rumah akuntan profesional Indonesia.

Di sesi berikutnya, CEO JakTV David Elezaar Sonak Sidjabat berbagi kiat “Strategi Pemasaran dan Komunikasi KJA yang Efektif”.

Menambahkan materi sesi sebelumnya, David menyarankan agar KJA meningkatkan promosi sebagai daya saing antar-KJA dengan pengendalian mutu yang terus terjaga dengan baik. 

Dua hal yang perlu diperhatikan dalam promosi adalah komunikasi dan pemasaran itu sendiri. David memberikan motivasi kepada para akuntan untuk terus menarik klien namun tetap profesional dalam melaksanakan tugasnya.

Penulis: Mahendra Tri Oktavianto | Penyunting: Suryadi | Fotografer: Nurul Hidayati

 

Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan