Sisi Lain Penyelenggaraan Pertemuan AARG 2018

8/2/2018 5:35:37 PM

JAKARTA 2/8/2018 PPPK. Setelah sukses menggelar pertemuan ASEAN Audit Regulators Group (AARG) di Bali tahun 2016, tahun ini Indonesia kembali terpilih menjadi tuan rumah kelompok regulator akuntan publik di Asia Tenggara itu. Kali ini forum mengambil tempat di Holiday Inn, salah satu hotel dekat bekas bandara Kemayoran, Jakarta. Sesuai rencana, AARG 2018 berlangsung selama 3 hari, 31 Juli sampai dengan 2 Agustus 2018.

Kehadiran para delegasi sejumlah 104 orang itu disambut dalam balutan aura yang diwarnai gegap gempita persiapan Asian Games ke-18.  Mereka menembus lalu lintas ibu kota yang tengah berbenah dan mempercantik diri menjelang pesta olahraga terbesar setelah olimpiade itu.  AARG 2018 menjadi arena pertemuan para pembuat regulasi audit dari kawasan Asia Tenggara sekitarnya, yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Laos, Jepang, Hong Kong, Mauritius, Pakistan, dan Sri Lanka. Di samping itu hadir juga utusan dari empat jaringan kantor akuntan publik terbesar (the Big Four), PwC, KPMG, Deloitte, dan EY.

Pertemuan AARG 2018 telah dibuka Selasa lalu (31/8/2018) oleh Wakil Menteri  Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Mardiasmo yang juga Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Agenda pertemuan berjalan ketat.  Hari pertama saja telah terjadwal tujuh sesi selepas upacara pembukaan. Pada sesi-sesi tersebut diadakan pembahasan di antaranya regulatory updates yang diisi dengan penyampaian poin-poin penting regulasi mengenai akuntan publik dari masing-masing otoritas partisipan, yakni Hong Kong, Jepang, Filipina, Mauritius, Laos, dan Sri Lanka.  Tuan rumah sendiri menghadirkan Kepala Bidang Pemeriksaan Profesi Akuntansi pada Pusat Pembinaan Profesi Keuangan Agus Suparto.  Sementara dari Thailand ada Securities and Exchange Commission (SEC) regulator yang yang bertanggung jawab menjamin keamanan investor atau semacam Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia).  Singapura diwakili oleh Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) dan Malaysia oleh Audit Oversight Board Security (AOB), keduanya otoritas pengaturan hal ihwal akuntansi.

Sesi regulatory updates tersebut berjalan baik.  Para partisipan lancar bertukar pikiran dalam perumusan kebijakan-kebijakan dari negaranya masing-masing sambil membuka wawasan akan praktik di yurisdiksi partisipan lain. Tuan rumah Indonesia yang digawangi Pusat Pembinaan Profesi Keuangan bekerja keras mengemas acara sehingga para profesional itu tetap fokus dan antusias selama diskusi berlangsung.

Hari yang melelahkan sejak pukul 09.00 pagi akhirnya ditutup dengan makan malam bersama para delegasi.

Penulis: Mahendra T. Octavianto/Vidya Keumalasari | Penyunting: Suryadi | Fotografer: Rifki O. Mulyawan

Baca juga:



Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan