Indonesia Menjadi Tuan Rumah Pertemuan Regulator Akuntan Publik di Kawasan ASEAN

7/27/2018 2:18:55 PM

JAKARTA 26/7/2018 PPPK. Informasi keuangan yang berkualitas merupakan suatu kebutuhan penting sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan suatu keyakinan yang memadai mengenai kualitas informasi keuangan tersebut serta pengawasan yang kuat terhadap profesi akuntan publik, sebagai profesi yang memberikan keyakinan atas informasi keuangan suatu perusahaan.

“Semakin global dan kompleksnya transaksi keuangan mendorong para regulator profesi akuntan publik untuk saling bekerja sama menjaga kualitas audit serta menjawab tantangan dan kebutuhan terkini,” ujar Langgeng Subur, Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK), Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Dalam rangka meningkatkan kerjasama antar regulator Akuntan Publik di kawasan Asia Tenggara, pada tanggal 31 Juli s.d. 2 Agustus 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah “2018 ASEAN Audit Regulators Group (AARG) Inspection Workshop dan The 8th AARG Meeting with The Audit Firms” di Jakarta. AARG merupakan suatu forum regulator akuntan publik di Asia Tenggara yang bertujuan meningkatkan peran pengawasan melalui kegiatan berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang pengawasan terhadap profesi akuntan publik. Setiap tahunnya, AARG menyelenggarakan lokakarya dan pertemuan dengan para kantor akuntan publik Big 4 untuk bersinergi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas audit di kawasan ASEAN serta membahas isu-isu terkini di bidang audit.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, agenda yang diusung pada pertemuan kali ini menggabungkan dua kegiatan yaitu lokakarya pemeriksaan (inspection workshop) dan pertemuan antara anggota AARG dan KAP Big 4 di kawasan Asia Tenggara. Lokakarya kali ini membahas perkembangan regulasi dan standar terbaru di bidang audit, temuan-temuan yang kerap terjadi, serta hubungan antara auditor dan profesi yang lain. Sementara itu pertemuan antara anggota AARG dan KAP Big 4 membahas inisiatif yang dilakukan KAP untuk meningkatkan kualitas audit dan efek dari inovasi dan perkembangan teknologi terhadap kualitas audit.

Pada tahun ini, pertemuan dihadiri oleh regulator audit dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara yakni Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, Laos, Kamboja, Sri Lanka, Jepang, Mauritius, dan Hong Kong. Selain itu, beberapa asosiasi profesi internasional turut berpartisipasi, yaitu International Forum of Independent Audit Regulators (IFIAR), The International Auditing and Assurance Standards Board (IAASB), dan International Ethics Standards Board for Accountants (IESBA). Untuk organisasi profesi dari Indonesia, Komite Standar Penilaian Indonesia (KSPI) turut ambil bagian dengan memberikan materi seputar keterkaitan antara profesi penilai dan auditor.

Kepala PPPK optimistik bahwa pertemuan ini akan berdampak positif bagi Indonesia dan negara-negara ASEAN. 

“Kami berharap, acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas audit di Indonesia dan di ASEAN, membentuk praktik terbaik terkait pembinaan dan pengawasan profesi akuntan publik, serta mempererat kerja sama antara PPPK, regulator negara-negara lain, dan organisasi internasional terkait.”

Penulis: M. Iqbal Arrizqi BSR | Penyunting: Suryadi | Grafis: Biro KLI Kemenkeu

Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan