Kolaborasi Peningkatan Kualitas dan Profesionalisme Aktuaris oleh PPPK dan PAI

4/23/2018 10:51:19 AM

CIREBON 23/4/2018 PPPK“Kami berharap aktuaris dapat berperan lebih banyak dalam pembangunan, termasuk proyek pemerintah.

Demikian salah satu arahan yang disampaikan Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, Langgeng Subur, dalam pembukaan acara Pendidikan Profesional Lanjutan profesi Aktuaris, Kamis, 19 April 2018 di Cirebon.

PPL yang dikemas dalam bentuk seminar aktuaria ini beriringan dengan kegiatan The 3rd Indonesian Actuaries Summit yang diselenggarakan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) sebagai salah satu wujud kolaborasi harmonis antara pemerintah dan asosiasi profesi dalam meningkatkan peranan dan kualitas profesi aktuaris.

Arahan yang disampaikan oleh Kepala PPPK bukan hanya terkait peluang bagi profesi Aktuaris dalam kegiatan pengasuransian barang milik negara namun juga tantangan yang akan dihadapi terutama dalam era yang serba digital yang menjadikan mahadata (big data) sebagai salah satu aset yang penting untuk dikelola. Big data bagi aktuaris digunakan sebagai alat untuk mengukur implikasi peristiwa dan mengumpulkan semua data penting, pemodelan faktor risiko, dan membuat keputusan secara real time.

PPL profesi aktuaris ini dipecah dalam dua sesi. Pemaparan pertama dibawakan Kepala Bidang Pemeriksaan di PPPK, Dadan Kuswardi, mengenai inovasi yang dilakukan PPPK dalam pengawasan dan pemeriksaan terhadap Aktuaris.  Pengawasan tersebut didesain dalam bentuk kuesioner supervisi mandiri (self-supervision).

Pemaparan yang kedua terkait program pendidikan dan ujian aktuaris yang dibawakan oleh Ketua Komisi Pendidikan Profesional Berkelanjutan PAI, Awal Putranto. Awal menyatakan akan menggalakkan program peningkatan pengembangan profesional berkelanjutan (continuous professional development, CPD) bagi para anggota PAI, baik secara nasional maupun internasional.

Program CPD ini penting dilakukan tidak hanya untuk mematuhi ketentuan minimum PPL yang diwajibkan setiap tahun oleh PPPK namun juga untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas profesi yang semakin dituntut oleh pengguna jasa. Fauzi Arfan, Ketua PAI, juga mendorong profesi untuk melakukan hal-hal lain di luar PPL, khususnya mengajar dan menulis buku atau jurnal, yang nantinya akan diakui oleh PAI sebagai poin CPD.

Kegiatan yang dihadiri oleh 205 orang peserta ini dilanjutkan dengan Indonesian Actuaries Summit selama 2 hari melalui forum dan diskusi paralel yang membahas topik terkini aktuaria, yakni forum asuransi jiwa, forum asuransi umum, dan forum konsultan aktuaria.

Penulis: Arie Yuliarti | Penyunting: Suryadi | Fotografer: Arie Yuliarti

Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan