Profesi Keuangan Menguatkan Komitmen Integritas PPPK

3/15/2018 10:02:19 AM

Stakeholders Siap Mendukung PPPK Meraih Predikat WBBM

JAKARTA, 15/3/2018 PPPK. Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, Sekretariat Jenderal, Kementerian Keuangan (PPPK) meminta dukungan dari para pemangku kepentingan dalam pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dalam penilaian WBBM yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), terdapat dua komponen penilaian yaitu komponen pengungkit dan komponen hasil. Komponen pengungkit yang terdiri dari beberapa dokumen-dokumen memiliki bobot 60%, sementara komponen hasil yang merupakan hasil survei ke para responden memiliki bobot 40%.

Dalam pelaksanaan survei, peran kantor profesi keuangan sangat diperlukan agar PPPK meraih predikat WBBM dari KemenPAN-RB. Demikian disampaikan Kepala PPPK, Langgeng Subur dalam acara penandatanganan pakta integritas dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju WBBM pada Pusat Pembinaan Profesi Keuangan di Ruang Rapat Mezzanine 2, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/03/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, para pejabat dan pegawai PPPK, perwakilan dari Biro Umum dan Biro Organta serta para pemangku kepentingan (stakeholders) PPPK yaitu Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI), Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI),  Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), dan Asosiasi Konsultan Aktuaria Indonesia (AKAI).  Turut hadir pula undangan dari kantor profesi keuangan. Kegiatan tersebut merupakan  wujud dari kesungguhan PPPK untuk membangun budaya melayani dengan bersih, bebas dari korupsi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto menyampaikan bahwa peran profesi keuangan begitu penting dalam perkembangan pembangunan ekonomi nasional sehingga PPPK selaku regulator dari profesi keuangan harus terus meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan begitu, berarti PPPK juga mendukung perkembangan dan prestasi Kementerian Keuangan yang telah memperoleh predikat sebagai kementerian terbaik. Sekretaris Jenderal berharap kepada pemangku kepentingan untuk terus membantu PPPK sebagai regulator dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dari korupsi dan memberi pelayanan prima.

Selepas pemberian arahan, Sekretaris Jenderal dan perwakilan dari Biro Umum dan Biro Organta menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh Kepala PPPK dan para eselon III di lingkungan PPPK bersama para pemangku kepentingan yang diwakili oleh Anggota Dewan Pengurus Nasional IAI (Cris Kuntadi), Ketua Umum IAPI (Tarkosunaryo), Ketua Umum IAMI (Gatot Trihargo, diwakili M. Afdal Bahaudin), Ketua Dewan Pengurus Nasional MAPPI (Okky Danuza), Ketua PAI (Fauzi Arfan), dan Ketua AKAI (Angger Yuwono, diwakili Enny Pancawardani).

Di sesi selanjutnya, Anggota DPN IAI Cris Kuntadi, yang juga merupakan Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Perhubungan, menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang diberikan PPPK kepada para profesi keuangan secara profesional dan penuh integritas. Asosiasi profesi keuangan beserta anggota siap membantu PPPK mewujudkan birokrasi yang bersih dari korupsi dan selalu mengedepankan pelayanan prima dapat meraih predikat WBBM pada tahun 2018 ini.

Penulis: Fredika Wahyu S | Penyunting: Seto Hernawan/Suryadi | Fotografer: Rifki Okta Mulyawan



Back to List


Eselon I Kementerian Keuangan